
Jombang – tarnabakunews.com
Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Cabang Jombang kembali menggelar kegiatan Pembaiatan Anggota Tetap Tahun 2026 dengan membaiat sebanyak 750 anggota baru pada minggu (26/1/2036) di GOR Hasbullah Said Tambak Beras, Jombang.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen Pagar Nusa sebagai organisasi bela diri yang menjunjung tinggi nilai-nilai ke-NU-an, pengabdian kepada ulama, serta kesetiaan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua PC Pagar Nusa Jombang, Kriswanto, menegaskan bahwa pembaiatan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan penguatan tanggung jawab moral dan etika bagi setiap pendekar. Dengan jumlah anggota yang besar, ia berharap seluruh anggota mampu bersinergi dan mengamalkan nilai-nilai positif yang telah diajarkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pagar Nusa adalah bagian dari Nahdlatul Ulama. Karena itu, anggota harus terus tawadhu’ kepada ulama dan berperan aktif menciptakan kedamaian di tengah masyarakat,” tegasnya.
Wakil Ketua Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Sholahul Aam Notobuwono, menekankan larangan keras bagi seluruh anggota untuk menyalahgunakan ilmu bela diri. Menurutnya, ukuran seorang pendekar sejati bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada kemampuan mengendalikan diri dan menjaga akhlak.

“Pagar Nusa merupakan benteng pertahanan kiai dan NKRI. Ilmu yang dimiliki tidak boleh digunakan untuk mudharat dan kezaliman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa mayoritas anggota baru Pagar Nusa Jombang berasal dari lingkungan pondok pesantren, sehingga diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Senada dengan itu, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar perguruan pencak silat, melainkan pencak silat rahmatan lil ‘alamin yang memiliki peran strategis dalam menjaga Nahdlatul Ulama, para kiai, dan pondok pesantren, sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Ia mengajak seluruh anggota baru untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, dimulai dari lingkungan terdekat, sebagai jalan meraih keberkahan dan keselamatan di dunia maupun akhirat.
Dukungan terhadap kegiatan pembaiatan ini juga datang dari unsur TNI. Kasdim 0814 Jombang, Mayor CKE. Nur Hadi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap Pagar Nusa terus menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan persatuan.
Sementara itu, mewakili Bupati Jombang, Kepala Bapenda Jombang Sholahudin menyampaikan bahwa Pagar Nusa memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persaudaraan, melestarikan budaya NU, serta menanamkan sikap tawadhu’, rendah hati, dan menjauhi kesombongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si karena agenda lain.
Kegiatan pembaiatan ditutup dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. M. Abdul Jabbar Hubbi. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa pembaiatan merupakan awal dari amanah besar yang harus dijaga dengan keseimbangan antara kekuatan fisik dan spiritual, serta diwujudkan melalui kepedulian sosial dan keteladanan akhlak di tengah masyarakat.
Pembaiatan ini turut dihadiri jajaran tokoh Pagar Nusa, pengurus pusat, para Gus dari PP Bahrul Ulum Tambakberas, serta mantan Ketua PC Pagar Nusa Jombang Abdul Rohim. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan kuatnya konsolidasi Pagar Nusa di Jombang dalam mencetak pendekar yang berkarakter, berakhlak mulia, dan setia menjaga ulama serta NKRI.
Kabiro Jombang : Mif
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
Share the post "750 Anggota Baru Dibaiat, Pagar Nusa Jombang Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Ilmu Bela Diri"
