
Kediri – tarnabakunews.com Aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, kembali menjadi sorotan publik. Arena yang sebelumnya sempat ditutup tersebut dilaporkan kembali beroperasi pada Senin (2/3/2026), bahkan disebut-sebut berlangsung lebih terbuka meski berada di bulan suci Ramadan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi yang berada di Dusun Krajan, Desa Mangunrejo itu sebelumnya sempat disegel sementara. Namun kini arena tersebut dikabarkan telah dibuka kembali dengan kapasitas yang lebih besar. Aktivitas perjudian disebut berlangsung setiap hari mulai pukul 13.00 WIB, dengan jumlah pemain yang meningkat.
Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran atas situasi tersebut. Mereka menduga adanya pembiaran dari aparat penegak hukum (APH) setempat karena kegiatan itu kembali berjalan tanpa hambatan berarti. Bahkan, menurut keterangan saksi mata, terdapat oknum yang mengenakan pakaian menyerupai petugas keamanan berada di sekitar lokasi.
“Sekarang ini lebih bebas dari sebelumnya. Pas buka puasa aja mereka mulai kumpul, bahkan ada yang bilang ‘sudah ada izin dari polisi jadi aman aja’. Padahal bulan Ramadan, seharusnya kita fokus beribadah, bukan berjudi,” ucap seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.
Secara regulasi, praktik perjudian diatur dalam Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun. Selain itu, Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Perlindungan Anak juga melarang keterlibatan anak-anak dalam aktivitas perjudian maupun keberadaan mereka di lokasi tersebut.
Kondisi di lapangan memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait konsistensi penegakan hukum. Warga mendesak adanya klarifikasi resmi dari Kapolsek Ngadiluwih maupun Kapolres Kediri terkait dugaan pembiaran tersebut. Mereka berharap aparat dapat memberikan penjelasan transparan agar tidak muncul spekulasi lebih jauh di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait aktivitas perjudian yang kembali beroperasi tersebut.
Reporter : FA.
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
