Jombang – tarnabakunews.com
Sisa-sisa kertas putih bekas letusan petasan tampak berserakan di sejumlah ruas jalan di Dusun Gempol Dampet Desa Ngrandulor, Kecamatan Peterongan, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Jejak tersebut menjadi penanda semarak perayaan yang berlangsung sebelumnya saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Rentetan berondongan petasan di wilayah sekitar Ngrandulor terdengar bersahutan menggelegar laksana dentuman rudal peperangan. Ini menjadi penanda masuknya waktu Lebaran. Tradisi ini masih bertahan di tengah masyarakat sebagai bentuk ekspresi kegembiraan, meski meninggalkan residu berupa sampah di lingkungan sekitar.

Desa Ngrandulor merupakan kawasan yang dikelilingi area persawahan dan berada di perbatasan Kecamatan Kesamben. Karakter wilayah yang terbuka membuat suara petasan terdengar cukup luas hingga ke daerah sekitar.

Memasuki pagi hari Lebaran, suasana kampung berubah menjadi hangat dan penuh kebersamaan. Warga tampak saling bersalaman dari rumah ke rumah, saling bermaafan, serta mempererat silaturahmi setelah sebulan menjalani ibadah puasa. Anak-anak hingga orang tua larut dalam suasana haru dan bahagia yang menjadi ciri khas hari raya Idul fitri.

Setelah warga keluar masjid melaksanakan salat Idulfitri, sementara aktivitas lainnya perlahan mulai berjalan. Di tengah suasana tersebut, sisa-sisa petasan di jalanan menjadi kontras dengan nuansa khidmat dan hangat yang menyelimuti perayaan.


Fenomena ini kembali menunjukkan dua sisi perayaan Lebaran di tingkat lokal, semarak tradisi yang tetap hidup, sekaligus tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan pascakegiatan.

Reporter : Riyadh Hasan Mahrez
Editor : Dewi Condro
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *