RUDAL ISRAEL HANTAM TENDA POLISI DI GAZA, 5 PETUGAS DAN 1 REMAJA TEWAS

GAZA, tarnabakunews.com — Serangan udara kembali mengguncang Jalur Gaza. Dua rudal dilaporkan menghantam sebuah tenda polisi di kawasan al-Tuam, sebelah barat Jabalia, Gaza Utara, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk lima petugas polisi dan seorang remaja berusia 13 tahun.


Korban Tewas dan Luka

Berdasarkan laporan otoritas setempat, korban tewas dalam insiden tersebut terdiri dari:

KorbanJumlahKeterangan
Petugas Polisi Gaza5 orangSedang bertugas di lokasi
Anak laki-laki1 orangBerusia 13 tahun
Korban lukaSejumlah orangMasih menjalani perawatan

Detail Serangan

KeteranganDetail
WaktuSabtu, 23 Mei 2026
LokasiAl-Tuam, barat Jabalia, Gaza Utara
Jenis SeranganDua rudal udara
SasaranTenda polisi di dekat pos pemeriksaan
Rumah Sakit RujukanRS al-Shifa, Kota Gaza

Rumah Sakit al-Shifa mengonfirmasi telah menerima enam jenazah korban serangan tersebut. Sejumlah korban luka juga masih mendapatkan penanganan medis intensif.


Pernyataan Resmi

Badan Pertahanan Sipil Gaza

Juru Bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, Mahmud Bassal, menyebut serangan tersebut secara langsung menghantam lokasi polisi yang berada di dekat pos pemeriksaan.

“Serangan udara Israel menargetkan lokasi polisi di daerah al-Tuam. Total enam orang tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah rudal menghantam tenda yang digunakan oleh polisi.”
— Mahmud Bassal


Direktorat Kepolisian Gaza

Pihak kepolisian Gaza menyatakan dua rudal ditembakkan ke area tempat para petugas berjaga.

“Dua rudal Israel ditembakkan ke lokasi polisi di al-Tuam. Lima petugas polisi kami tewas dalam serangan ini.”
— Direktorat Kepolisian Gaza

Kepolisian Gaza juga menilai serangan tersebut sebagai bagian dari pola penargetan terhadap aparat keamanan di wilayah Gaza.


Kementerian Dalam Negeri Gaza

Kementerian Dalam Negeri Gaza mengecam keras serangan tersebut dan menyebut para polisi sedang menjalankan tugas pengamanan masyarakat.

“Para polisi sedang menjalankan tugas menjaga keamanan pasar selama bulan Ramadan.”
— Kementerian Dalam Negeri Gaza


Militer Israel (IDF)

Pihak militer Israel menyatakan bahwa sasaran serangan adalah pihak yang disebut sebagai anggota Hamas.

“Tentara telah menargetkan teroris Hamas di daerah tersebut.”
— Sumber Militer Israel

Israel juga menegaskan tetap memiliki hak untuk menyerang target yang dianggap mengancam keamanan, meskipun gencatan senjata masih berlaku.


Pemerintah Palestina

Qassem dari pihak Pemerintah Palestina menyebut insiden ini menunjukkan lemahnya implementasi penghentian perang di lapangan.

“Ini menunjukkan bahwa janji negara-negara penjamin tentang penghentian perang tidak memiliki realitas di lapangan.”
— Qassem


Kondisi di Lokasi

Saksi mata di lokasi menyebut suasana mencekam terjadi sesaat setelah rudal menghantam tenda polisi.

“Saya melihat setidaknya tiga jenazah dibungkus kain kafan putih di lokasi kejadian.”
— Saksi mata di al-Tuam


Gencatan Senjata Kembali Dipertanyakan

Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang disebut masih berlaku sejak Oktober 2025. Insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran atas rapuhnya situasi keamanan di Jalur Gaza.

Pihak kepolisian Gaza menilai serangan terhadap aparat keamanan berpotensi memperburuk kondisi kemanusiaan dan stabilitas di wilayah tersebut.


Ringkasan Pernyataan

PihakPernyataan
Badan Pertahanan Sipil GazaEnam orang tewas akibat serangan rudal ke tenda polisi
Direktorat Kepolisian GazaLima polisi tewas, serangan disebut menargetkan aparat keamanan
Militer IsraelMenyasar target yang disebut sebagai anggota Hamas
Kementerian Dalam Negeri GazaPolisi sedang bertugas menjaga keamanan masyarakat
Pemerintah PalestinaMenilai penghentian perang tidak berjalan nyata di lapangan

Penulis: M. R. Chud
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com

Santai, Santun, Simpel, Supel, Sembodo
Tetap dengan Sorot Mata — Berita Fakta, Bukan Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *