ORARI Lokal Aceh Besar Gelar SES 8A420LM, Mengenang 420 Tahun Gugurnya Laksamana Malahayati
Aceh Besar, Tarnabakunews.com – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Besar kembali menggelar kegiatan Special Event Station (SES) dengan callsign 8A420LM dalam rangka memperingati 420 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Laksamana Malahayati, tokoh perempuan pejuang dari Aceh yang gugur dalam pertempuran di perairan Selat Malaka, dekat Aceh Besar, pada 30 Juni 1606.
Kegiatan SES ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus upaya mengenalkan kembali jasa dan perjuangan Laksamana Malahayati kepada masyarakat luas, khususnya komunitas radio amatir di Indonesia maupun mancanegara.
Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan sebagai berikut:
27 Juni 2026
Band: 2 Meter (FM)
Waktu: 20.30 – 21.30 WIB
29–30 Juni 2026
Band: 40 Meter (SSB/FT8)
Waktu: 07.00 – 09.00 WIB
Waktu: 17.00 – 23.00 WIB
Kegiatan ini akan dioperasikan oleh sejumlah anggota ORARI Lokal Aceh Besar, yaitu YC6BMA, YC6BTF, YC6BSP, YC6BNR, YC6AEC, YD6ART, dan YD6AQO.
Ketua panitia menyampaikan bahwa SES 8A420LM tidak hanya menjadi ajang komunikasi radio amatir, tetapi juga sarana edukasi sejarah untuk mengingat kembali sosok Laksamana Malahayati yang dikenal sebagai salah satu panglima perang perempuan pertama di dunia dan kebanggaan masyarakat Aceh.
Melalui kegiatan ini, ORARI Lokal Aceh Besar berharap semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengabdian Laksamana Malahayati dapat terus diwariskan kepada generasi muda serta dikenal lebih luas oleh komunitas internasional melalui jaringan radio amatir.
Para amatir radio yang berhasil melakukan kontak dengan stasiun khusus 8A420LM berkesempatan memperoleh konfirmasi dan penghargaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Kegiatan SES 8A420LM juga menjadi bukti bahwa radio amatir tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi turut berperan dalam pelestarian sejarah, budaya, dan nilai-nilai perjuangan bangsa.
Penulis: Fida R
Editor: Hasan CA
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai • Santun • Simpel • Supel • Sembodo
Tetap Dengan Sorot Mata, Berita Fakta, Bukan Rekayasa.
