L
Memuat...
Jombang

1.140 Warga Jipurapah, Plandaan Alami Krisis Air Bersih

1.140 WARGA JIPURAPAH, PLANDAAN ALAMI KRISIS AIR BERSIH

JOMBANG, TarnabakuNews.com — Kemarau panjang yang berlangsung di Kabupaten Jombang menyebabkan krisis air bersih meluas ke Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan. Sebanyak 1.140 jiwa dari 400 Kepala Keluarga di dua dusun setempat kini kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

SITUASI DI LAPANGAN

Sumur-sumur milik warga di Dusun Jipurapah dan Dusun Brangkal mengalami penurunan debit drastis bahkan mengering sepenuhnya sejak sebulan terakhir. Sungai di sekitar permukiman juga ikut kering, memaksa warga menggali kubangan di dasar sungai yang tersisa sekadar untuk mendapatkan air cucian dan mandi.

Kondisi semakin berat karena fasilitas Pamsimas setempat tidak berfungsi selama empat bulan akibat kerusakan pompa submersible. Mesin yang dibawa Dinas Perumahan dan Permukiman untuk diperbaiki belum dikembalikan, sehingga warga belum memiliki sumber air alternatif. Warga kini terpaksa membeli air minum isi ulang dengan harga Rp6.000 per galon.

Merespons situasi ini, BPBD Kabupaten Jombang mulai menyalurkan bantuan air bersih secara rutin sejak Sabtu (24/10/2026). Sebanyak 20.000 liter air bersih didistribusikan setiap dua hari sekali — masing-masing 10.000 liter untuk Dusun Jipurapah dan Dusun Brangkal .

PERNYATAAN RESMI

Kepala Desa Jipurapah, Hadi Sucipto:

“Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih sejak sepekan terakhir. Selama ini bergantung pada sumur pribadi dan Pamsimas, tapi pompa Pamsimas rusak sejak empat bulan lalu dan belum selesai diperbaiki meski sudah dilaporkan ke dinas terkait.”

Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria:

“Benar, Desa Jipurapah kini masuk zona krisis air bersih. Kami menjadwalkan penyaluran air bersih setiap dua hari sekali ke dua dusun tersebut, selama sumber air alami belum membaik.”

INFORMASI TAMBAHAN

Jipurapah menjadi wilayah ketiga yang dilanda krisis air bersih di Jombang, menyusul Desa Latsari (Kec. Mojowarno) dan Desa Kebondalem (Kec. Bareng). Warga berharap bantuan berlanjut hingga curah hujan turun secara signifikan .

Penulis: Sholich
Editor: Chalid
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan