L
Memuat...
Natuna

Kepala Perpustakaan Natuna : Perpustakaan Desa Harus Jadi Pusat Pengembangan SDM

Kepala Perpustakaan Natuna: Perpustakaan Desa Harus Jadi Pusat Pengembangan SDM

NATUNA, TarnabakuNews.com — Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi, mendorong perpustakaan desa berkembang menjadi pusat pembelajaran masyarakat sekaligus pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal ini disampaikannya di sela penyelenggaraan Festival Literasi ke-3 Kabupaten Natuna tahun 2026, Selasa (27/10/2026) di Perpustakaan Daerah Idrus M. Tahar, Bunguran Timur.

Perpustakaan Nasional RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk penyelenggaraan festival ini. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang diharapkan mencapai Rp600 juta, namun tetap menjadi langkah nyata memperkuat budaya baca di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, Erson menegaskan bahwa keterbatasan dana tidak boleh mengurangi perhatian terhadap pengembangan literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perpustakaan memiliki peran strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan dan bahan bacaan secara merata.

Festival Literasi ke-3 tahun 2026 pun diarahkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan rutin, melainkan momentum untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan desa agar lebih optimal dan bermanfaat langsung bagi warga.

Selain kegiatan festival, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Natuna menargetkan peningkatan akreditasi perpustakaan pada tahun 2026. Upaya ini dilakukan melalui pembenahan tata kelola, peningkatan fasilitas, penguatan koleksi buku, serta perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan festival kali ini, enam desa mengikuti penilaian perpustakaan terbaik. Penilaian mencakup indikator jumlah pengunjung, kelengkapan koleksi buku, ketersediaan tenaga pengelola, hingga dukungan pemerintah desa dalam pengembangan dan operasional perpustakaan.

Erson menekankan bahwa dukungan pemerintah desa memegang peranan sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan perpustakaan. Perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas dan biaya operasional diperlukan agar perpustakaan dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah dan pemerintah desa diharapkan dapat bersinergi menjaga keberlanjutan program ini. Tujuannya agar perpustakaan benar-benar menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang inklusif dan turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Natuna.

“Reporter: Mohd Nazar
Editor: Dewi Condro
Redaksi: TarnabakuNews.com

Santai, Santun, Supel, Simpel, Sembodo — Tetap dengan Sorot Mata Berita, Fakta Bukan rekayasa

h

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan