Negosiasi AS-Iran di Islamabad Gagal Capai Kesepakatan

Islamabad, TarnabakuNews.com, 12 April 2026 – Delegasi AS dan Iran

Perundingan maraton selama 21 jam antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Hotel Serena, Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4/2026) pagi waktu setempat.
Isu utama mencakup program nuklir Iran, kendali Selat Hormuz, dan pencabutan sanksi ekonomi AS.

Kronologi Perundingan
Delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance bertemu Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf sejak Sabtu malam (11/4), di tengah gencatan senjata sementara Timur Tengah. Pembicaraan intensif gagal menjembatani perbedaan, dengan AS menawarkan “kesepakatan terakhir dan terbaik” yang ditolak Teheran.

Gambar ini menunjukkan lokasi perundingan di Hotel Serena, Islamabad, dengan delegasi AS-Iran yang berlangsung hingga malam hari.

Pernyataan Resmi AS
“Kami kembali ke AS tanpa mencapai kesepakatan. Ini kabar buruk, tapi lebih buruk lagi bagi Iran,” ujar Wakil Presiden JD Vance kepada wartawan usai pertemuan, menegaskan batasan negosiasi AS terkait nuklir dan Hormuz. Vance menyatakan AS tetap tegas pada syarat non-proliferasi nuklir.[8]

Pernyataan Resmi Iran
Iran menyebut tuntutan AS “keterlaluan” dan tetap waspada penuh, siap tempuh opsi militer atau diplomatik.
Delegasi Iran menolak syarat AS atas program nuklir dan akses Selat Hormuz, menegaskan kedaulatan.

Dampak dan Prospek
Kegagalan ini mengancam gencatan senjata Timur Tengah, dengan risiko eskalasi di Selat Hormuz yang vital bagi minyak global.[3][5] Kedua pihak akan pantau perkembangan, tanpa jadwal lanjutan perundingan.[4] Dunia internasional mendesak dialog berkelanjutan untuk hindari konflik lebih luas

Penulis: mR. Chud
Editor: Chalid
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *