6 Brigadir Jenderal Resmi Dilantik Jadi Kapolda Baru, Perkuat Kepemimpinan Polri di Daerah
JAKARTA, tarnabakunews.com – Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik enam perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia, Minggu (17/5/2026), di Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Pelantikan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/KEP/V/2026 tanggal 7 Mei 2026 sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pembinaan karier kepemimpinan di tubuh Polri.
Keenam perwira yang dilantik langsung menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi dan dipercaya memimpin kepolisian di wilayah tugas masing-masing.
Daftar Lengkap Kapolda Baru
- Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. → Kapolda Sulawesi Tengah
- Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. → Kapolda Sulawesi Tenggara
- Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. → Kapolda Maluku Utara
- Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., M.H. → Kapolda Bengkulu
- Brigjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., M.Si. → Kapolda Kalimantan Utara
- Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., M.H. → Kapolda Papua Barat
Pernyataan Resmi Kapolri
Dalam amanat pelantikan, Kapolri menegaskan bahwa jabatan baru tersebut merupakan amanah besar dalam menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan amanah besar untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. Saudara-saudara ditunjuk karena memiliki rekam jejak kerja yang baik, integritas tinggi, dan kemampuan memimpin di tengah dinamika masyarakat,” tegas Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri juga meminta para Kapolda baru segera beradaptasi dan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh unsur masyarakat di wilayah masing-masing.
Selain itu, para Kapolda diminta fokus pada pengamanan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengendalian potensi kerawanan sosial, serta pemberantasan narkoba dan tindak pidana ekonomi.
Keterangan Humas Polri
Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan proses wajar dalam organisasi guna memperkuat kinerja institusi.
“Rotasi ini bertujuan memperkuat kinerja, mendistribusikan pemimpin berkompeten ke wilayah strategis, dan menjaga semangat kerja. Keenam nama dipilih berdasarkan kinerja, pengalaman, dan keahlian sesuai tantangan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Ia memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.
Harapan dan Tujuan
Pergantian pejabat ini diharapkan membawa semangat baru dalam peningkatan pelayanan kepolisian, memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh Indonesia.
Para Kapolda baru resmi menjalankan tugas terhitung sejak pelantikan dan dijadwalkan segera menuju wilayah penugasan masing-masing untuk melaksanakan serah terima jabatan serta rapat kerja awal.
Penulis: mR.Chud
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai • Santun • Simpel • Supel • Sembodo
Tetap Dengan Sorot Mata — Berita Fakta Bukan Rekayasa
Share the post "6 Brigadir Jenderal Resmi Dilantik Jadi Kapolda Baru, Perkuat Kepemimpinan Polri di Daerah"
