Bus Restu Terguling di Tol Jombang, 1 Tewas dan 11 Luka Berat.

Jombang–Mojokerto, tarnabakunews.com, 2 April 2026 –** Bus Restu mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), KM 689+500A, jalur dari Jombang menuju Surabaya, Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Bus dalam posisi terbalik masuk ke parit median tol, menyebabkan, 1 penumpang meninggal dunia, dan, 11 lainnya mengalami luka berat.

Kronologi kejadian
Bus Restu dengan trayek Surabaya–Madiun, bergerak dari arah Jombang menuju Surabaya saat tiba‑tiba terguling di KM 689+500A Tol Jomo. Bus terpelanting dan masuk ke parit median tol, menyebabkan sejumlah penumpang terlempar dan tergeletak di badan jalan serta bahu tol.

Arus lalu lintas dari Jombang ke Surabaya sempat tersendat karena petugas melakukan evakuasi korban dan pengangkatan bus dengan bantuan unit derek dan alat berat.

Identitas sopir dan kondektur
Berdasarkan catatan operasional dan laporan petugas, bus Restu pada kejadian ini dikemudikan oleh:

NAMA:
Huddan Habibi
USIA, 31 tahun.
ALAMAT: Desa Tamanan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Sementara posisi kondektur, diisi oleh Reza (20), warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Keduanya dilaporkan selamat, dan dalam kondisi sehat, namun pihak kepolisian masih mendalami keterangan mereka terkait kronologi kejadian.

Pernyataan saksi mata
Salah satu pengguna tol, Faizudin Hasan (25), melintas di KM 689+500 sekitar pukul 20.30 WIB dan mengaku kaget melihat bus Restu terguling dengan penumpang bergeletakan di jalan tol.

“Saya lihat bus sudah terguling di median, banyak penumpang tergeletak di jalan dan ada yang masih berusaha bangun. Jalur dari Jombang ke Surabaya sempat macet karena banyak pengendara yang melambat dan melihat kejadian ini,” kata Faizudin.

Ia menambahkan, beberapa pengendara lain sempat berhenti untuk membantu korban sebelum tim PJR Ditlantas Polda Jatim dan ambulans tiba di lokasi.

Pernyataan kepolisian
Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim yang bertugas di Tol Jomo, AKP Sudirman, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab utama, karena masih menggali keterangan dari sopir, kondektur, dan saksi‑saksi di lapangan. Bus ini masih dalam posisi terguling di median tol, sehingga belum kami angkat hingga proses olah TKP selesai,” ujar Sudirman.

Sudirman juga menegaskan bahwa semua korban yang luka berat telah dievakuasi ke rumah sakit rujukan dan jalur tol sudah dapat dilalui kembali setelah proses evakuasi dan pembersihan jalan selesai.

Kondisi korban
Bus Restu membawa total 35 penumpang, saat kejadian.
Dari jumlah tersebut, satu penumpang meninggal dunia di lokasi, sementara “11 orang mengalami luka berat” dan wajib dirawat intensif.

Pihak kepolisian dan petugas tol bekerja sama dengan tim medis dan SAR untuk memastikan semua korban mendapat penanganan cepat dan tepat.

Penutup:
Kecelakaan tunggal bus Restu tersebut menjadi peringatan serius bagi pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau lelah.
Polisi mengimbau agar sopir bus dan kendaraan besar lainnya mengatur jam istirahat secara ketat guna menghindari kecelakaan serupa.

Penulis : Sholich.
Editor : Chalid.
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *