Etika Jurnalis: Rilis dari Media A, Naik di Media B — Pantas atau Tidak?
Jombang, tarnabakunews.com, 15 April 2026 – Dalam praktik jurnalistik modern, distribusi informasi memang semakin luas. Namun, di tengah kemudahan itu, etika tetap menjadi pondasi utama yang tidak boleh diabaikan.
Salah satu fenomena yang muncul adalah wartawan dari Media A membuat rilisan dengan format resmi:
” Jakarta, Media A, 15 April 2026
Bla… bla… bla…
Namn, berita tersebut justru dikirim ke Media B untuk dipublikasikan tanpa perubahan identitas. Praktik ini jelas menimbulkan pertanyaan besar soal etika.
Yang Perlu Diluruskan
Perlu dibedakan antara distribusi informasi dan publikasi resmi.
✅ Sah-sah saja (Pantas):
Wartawan menyebarkan atau mengaplot berita ke grup WhatsApp, Telegram, atau komunitas
Tujuannya untuk sharing informasi, dokumentasi, atau memperluas jangkauan pembaca
Statusnya tetap sebagai materi publikasi dari Media A
❌ Tidak Pantas:
Rilisan berlabel Media A dikirim ke Media B untuk ditayangkan seolah-olah itu konten Media B
Tanpa izin redaksi atau kerja sama resmi
Tanpa perubahan identitas atau mekanisme yang jelas
Bedanya Di Mana?
Aplot ke grup → hanya membagikan (sharing), tidak mengubah identitas media
Kirim ke media lain untuk tayang → sudah masuk ranah publikasi resmi, harus ada aturan dan izin
Ini yang sering disalahartikan.
Prinsip Tegasnya
” Berbagi itu boleh, tapi memindahkan tanggung jawab media itu tidak boleh.”
Sikap Profesional yang Benar
Seorang wartawan harus paham batasnya:
Loyal pada media tempatnya bekerja
Tidak “menitipkan” karya ke media lain tanpa aturan
Menjaga marwah redaksi dan kejelasan identitas berita
Penutup
Di era digital, semua bisa dibagikan dengan cepat. Tapi tidak semua boleh dipindahkan seenaknya.
Aplot ke grup? Silakan.
Naikkan di media lain tanpa etika? Jangan.
Media boleh banyak, tapi prinsip tetap satu: jelas, jujur, dan bertanggung jawab.
Penulis: Mbah Udin
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
Share the post "Etika Jurnalis: Rilis dari Media A, Naik di Media B – Pantas atau Tidak?"
