Nilai Kemanusiaan Diutamakan: Syahbandar Tarempa Tunda Keberangkatan MV. Sevenstar 30 Menit Demi Ustadz yang Berduka
ANAMBAS, TarnabakuNews.com — Sebuah sikap mulia ditunjukkan oleh Syahbandar Tarempa, Kabupaten Anambas, Jemi Permana, pada Sabtu (31/10/2026). Ia berkenan menunda keberangkatan kapal penumpang MV. Sevenstar selama 30 menit, semata-mata demi kemanusiaan.
Penundaan itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada Ustadz Yopi, Imam Besar Masjid Baiturrahman, Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, agar dapat segera melanjutkan perjalanan ke Batam. Beliau baru saja menerima kabar berpulangnya anak tercinta di Batam dan sangat terburu-buru untuk segera berkumpul dengan keluarga sebelum jenazah dimakamkan.
Ustadz Yopi menempuh perjalanan dari Midai menuju Tarempa menggunakan KM. Sabuk Nusantara 36, dan rencananya akan langsung menyambung perjalanan ke Batam dengan kapal MV. Sevenstar. Karena keterbatasan waktu, beliau berisiko tertinggal jadwal keberangkatan.
Melihat situasi darurat yang dialami tokoh masyarakat tersebut, Jemi Permana tidak segan-segan mengambil kebijakan istimewa. Keberangkatan kapal ditunda sekitar 30 menit agar Ustadz Yopi dapat tiba tepat waktu dan segera berlayar ke Batam tanpa hambatan.
Penundaan ini juga berdampak pada rombongan kontingen atlet Kabupaten Kepulauan Anambas yang sedang dalam perjalanan menuju Tanjungpinang untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri. Namun, keputusan tersebut disambut dengan pengertian dan pemahaman penuh oleh seluruh penumpang.
Kebijakan ini membuktikan bahwa di tengah ketatnya aturan dan jadwal pelayanan transportasi laut, nilai kemanusiaan tetap dijadikan prioritas utama. Keteraturan tidak harus mengorbankan rasa kemanusiaan terhadap mereka yang sedang tertimpa musibah.
Tindakan cepat dan bijaksana yang diambil Syahbandar Tarempa ini patut diapresiasi. Sebab, di balik aturan dan tanggung jawab pekerjaan, masih ada ruang luas untuk mengedepankan empati, kepedulian, dan kebaikan kepada sesama.
Semoga sikap ini menjadi teladan bagi kita semua, bahwa pelayanan publik yang baik bukan hanya soal kedisiplinan semata, melainkan juga seberapa besar kita peduli terhadap kesulitan orang lain.
“Reporter: Mohd Nazar
Editor: Dewi Condro
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai, Santun, Supel, Simpel, Sembodo — Tetap dengan Sorot Mata Berita, Fakta Bukan rekayasa
