L
Memuat...
Amfoang

Beku Di Balik Kedok Dukun, Pria Paruh Baya Ditangkap Polsek Amfoang Timur Usai Perkosa Anak Di Bawah Umur

Beku di Balik Kedok Dukun, Pria Paruh Baya Ditangkap Polsek Amfoang Timur Usai Perkosa Anak di Bawah Umur

AMFOANG TIMUR TarnabakuNews.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, mengamankan seorang pria berinisial FLO (48) yang diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur berinisial SMA (14) asal Netemnanu Selatan. Ironisnya, aksi bejat tersebut dilakukan pelaku dengan modus berkedok sebagai dukun yang hendak membantu keluarga korban.

Peristiwa kelam ini terjadi pada Sabtu, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WITA, di Desa Netemnanu Selatan, Kecamatan Amfoang Timur. Kasus ini akhirnya terbongkar setelah ibu korban mendengar tangisan anaknya dan langsung melapor ke Polsek Amfoang Timur pada malam harinya pukul 22.00 WITA.

Berawal dari Ritual Pengobatan

Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian bermula ketika terlapor FLO bersama tiga orang rekannya mendatangi kediaman keluarga korban. Kedatangan pelaku saat itu beralasan untuk membantu keluarga korban dengan kemampuan supranaturalnya sebagai dukun.

Setibanya di lokasi, pelaku meminta korban untuk mengambil linggis dan satu jerigen air. Pelaku kemudian menggali tanah di depan rumah, menyiramnya dengan air, lalu menunjukkan sebuah bungkusan plastik putih berisi satu buah benda mirip gigi, empat buah batu kecil, dan sehelai akar rumput.

Di hadapan keluarga, pelaku sempat berpura-pura meramal garis tangan korban dan menanyakan status pendidikan korban.

Modus Membawa Korban ke Belakang Rumah

Situasi mulai berubah mencurigakan ketika pelaku meminta korban mengantarnya ke bagian belakang rumah dan menanyakan kamar tidur korban. Pelaku kemudian menyuruh ibu korban beserta anggota keluarga lainnya untuk masuk ke dalam rumah, sementara korban diminta tetap berada di luar bersama pelaku.

Di area belakang rumah, pelaku awalnya menyuruh korban berdiri dan mengoleskan air pada bagian dada serta perut korban. Karena merasa khawatir, ibu korban sempat mencoba mengintip dari kejauhan. Tak lama berselang, pelaku berpindah tempat dan memaksa korban berbaring terlentang serta membuka celana.

Aksi Terpergok Ibu Korban

Saat pelaku mulai melancarkan aksi bejatnya, korban sempat berniat memanggil ibunya namun dilarang oleh pelaku. Korban yang ketakutan lantas menangis. Pelaku kemudian menutup mulut korban agar tidak bersuara.

Tangisan tersebut akhirnya didengar oleh ibu korban, YAP (42). Betapa terkejutnya sang ibu ketika mengintip melalui dinding rumah dan melihat langsung peristiwa pemerkosaan yang menimpa buah hatinya.

Mendapati kejadian itu, ibu korban segera memanggil suaminya serta para saksi di sekitar lokasi. Ayah korban bersama warga kemudian bergegas menuju TKP, menarik pelaku ke dalam rumah, dan menyerahkannya kepada Ketua RT setempat sebelum akhirnya digiring ke pihak berwajib.

Langkah Cepat dan Penangkapan oleh Kapolsek

Menerima laporan tersebut pada Sabtu malam pukul 22.00 WITA, jajaran Polsek Amfoang Timur langsung bergerak cepat. Penangkapan dan pengamanan terduga pelaku FLO (warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten TTU) dipimpin langsung oleh Kapolsek Amfoang Timur, Iptu Thomas M.W. Radiena, S.H., M.H., bersama para anggota piket, jajaran, serta bantuan masyarakat setempat.

Sejumlah langkah yang diambil oleh pihak kepolisian di antaranya:

  • Menerima laporan resmi dan verifikasi laporan.
  • Mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • Mengamankan terlapor ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh unit penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk proses penyelidikan dan penyidikan mendalam.

Penulis: Benyamin Banoe
Editor: Chalid
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan