L
Memuat...
Lampong Selatan

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdampak di 9 Kecamatan Lampung Selatan, Warga Diimbau Waspada

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdampak di 9 Kecamatan Lampung Selatan, Warga Diimbau Waspada

LAMPUNG SELATAN, TarnabakuNews.com — Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) teridentifikasi melintasi wilayah permukiman di sembilan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (5/9/2026) malam.

Berdasarkan laporan cepat Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan, pemantauan pada Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB mendeteksi sebaran abu vulkanik GAK di sejumlah wilayah.

Pemantauan tersebut mengacu pada data PVMBG, VAAC Darwin, serta citra satelit RGB Himawari-9.

Dari hasil pemantauan, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik. Klaster pertama pada ketinggian permukaan hingga FL200 atau sekitar 20.000 kaki bergerak ke arah tenggara–selatan dan meliputi wilayah Banten, sebagian Jawa Barat serta perairan di sekitarnya.

Sementara klaster kedua terpantau membumbung hingga FL500 atau sekitar 50.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya–barat laut, meliputi wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Barat, bagian selatan Selat Sunda hingga Samudera Hindia.

Sebaran abu tersebut teridentifikasi melintasi dan berdampak pada wilayah permukiman di sembilan kecamatan Kabupaten Lampung Selatan, yakni Rajabasa, Kalianda, Katibung, Sragi, Penengahan, Ketapang, Merbau Mataram, Natar, dan Way Sulan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam laporan tersebut, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban meninggal dunia, hilang maupun luka-luka.

BPBD Lampung Selatan juga menyampaikan belum terdapat laporan kerusakan bangunan. Dampak yang dilaporkan terutama berupa paparan abu vulkanik.

Paparan abu dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan atau ISPA dan iritasi mata. Selain itu, abu vulkanik juga dapat mengganggu jarak pandang pengendara, berdampak terhadap rute penerbangan, serta berpotensi mencemari penampungan air terbuka dan bahan makanan.

BPBD dan PMI Siaga

Kondisi wilayah terdampak Kabupaten Lampung Selatan dilaporkan aman, tenang dan kondusif.

Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan tetap bersiaga selama 24 jam untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BPBD bersama PMI Lampung Selatan dan Camat Rajabasa juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

Masyarakat diimbau menggunakan masker dan kacamata pelindung, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta menutup penampungan air dan bahan makanan agar tidak terkontaminasi abu.

Masyarakat juga diminta tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Reporter: Kasidin
Editor: Dewi Condro
Redaksi:
TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan