Bareskrim Polri Sita 23,146 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak – Berasal dari Thailand, China, India, dan Belanda Tanpa Dokumen Resmi

Pontianak, tarnabakunews.com.
Satgas Gakkum Penyelundupan Dittipideksus Bareskrim Polri menggerebek dua gudang di Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, pada Senin (13/4/2026), menyita total 23.146 ton komoditas pangan impor ilegal berupa bawang merah, bawang putih, bawang bombai kuning/merah berry, dan cabai kering. Penyelundupan ini berpotensi merugikan petani lokal dan stabilitas harga pangan nasional.

Penindakan dilakukan di Jalan Budi Karya No. 5 (10,35 ton: bawang merah 2.124 kg, bawang putih 9.140 kg, bawang bombai kuning 7.980 kg) dan Pontianak Square C-6 (12,796 ton: tambahan bawang bombai merah berry 1.692 kg, cabai kering 2.210 kg). Barang bukti dikemas dalam 1.383 karung tanpa izin edar resmi, diduga masuk melalui pelabuhan ilegal dari Thailand, China, India, dan Belanda.

Pernyataan Resmi Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak:
“Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton dari dua lokasi berbeda. Barang bukti ini tidak memiliki dokumen resmi seperti Surat Persetujuan Impor dan tidak memenuhi standar karantina. Kasus ini ditangani sesuai UU No. 17/2013 tentang Ormas dan UU Kepabeanan,” ujar Brigjen Ade Safri Simanjuntak, Senin (20/4/2026).

” Pernyataan Resmi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman:
“Temuan ini menunjukkan adanya mafia pangan yang mengancam petani lokal. Penyelundupan ilegal berpotensi menekan harga dan kesejahteraan petani bawang-cabai Indonesia. Kami dukung tindakan tegas aparat,” tambah Mentan Amran.

Suspect masih dalam pengembangan, barang bukti diamankan untuk pemeriksaan laboratorium. Polri imbau masyarakat laporkan penyelundupan pangan via 110.

Reporter: mR. Chud
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *