Bentrok Antar Suporter TNI dan Brimob di Buton Selatan.

Jakarta, tarnabakunews.com, 11 Januari 2026 – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengklarifikasi insiden kesalahpahaman yang terjadi antara personel TNI dan Brimob di Lapangan Lakarada, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Minggu, 4 Januari 2026 sore.

Insiden bermula dari pertandingan sepak bola final Piala Bupati antara tim Yonif TP 871/La Maindo (TNI) melawan tim Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sultra. Usai pertandingan, terjadi kesalahpahaman spontan antar suporter yang merembet menjadi kericuhan singkat selama sekitar 8 menit, melibatkan ratusan personel TNI dan puluhan Brimob.
Beberapa personel mengalami luka ringan seperti memar di wajah, dan sejumlah fasilitas lapangan serta kendaraan rusak ringan. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan signifikan lainnya.

Situasi segera terkendali berkat koordinasi cepat Danyonif TP 871/La Maindo, Danramil setempat, dan Danyon Brimob Batauga. Kedua belah pihak bubar ke asrama masing-masing pada pukul 17.40 WITA. Pertemuan rekonsiliasi digelar keesokan harinya (5 Januari 2026) melibatkan Pemkab Buton Selatan, TNI, dan Polri, menghasilkan kesepakatan damai dan komitmen menjaga kondusivitas.

Pernyataan Resmi Kadispenad TNI AD, Brigjen TNI (Inf) Donny Pramono
“Perlu kami jelaskan bahwa peristiwa itu merupakan kesalahpahaman spontan antar suporter dalam pertandingan futsal antara tim Yonif TP 871/Lamaindo dan Yon B Pelopor Brimob Polda Sultra di Lapangan Lakarada, Buton Selatan. Kami telah memantau kejadian tersebut. Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali. Dalam waktu singkat, kondisi di lokasi kembali kondusif dan personel dari kedua belah pihak pulang ke asrama masing-masing. Hubungan TNI dan Polri tetap solid dalam mendukung pembangunan nasional.

Mabes TNI menegaskan bahwa TNI AD dan Polri tetap solid sebagai satu kesatuan aparat keamanan negara. Insiden ini menjadi pelajaran untuk meningkatkan komunikasi antar personel dalam kegiatan non-operasional.

Penulis : mR. Chud.
Editor : Hiday.
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *