
Sukabumi, Tarnabakunews.com – Progres pembangunan infrastruktur strategis di Jawa Barat kembali menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek pembangunan Jalan Tol Sukabumi–Parungkuda Sesi 3 kini telah mencapai progres konstruksi hingga 88 persen, hari Sabtu, tanggal (07/11/2026).
Pencapaian ini ditinjau langsung oleh Bupati Sukabumi bersama jajaran Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan Direktur Utama PT Trans Tol Jabar Tinjau, Abdul Hakim Supriyadi, yang turun tangan meninjau langsung ke lapangan mulai dari Exit Tol Cibolang hingga perbatasan sesi 2 dan sesi 3. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Tinjau Langsung Proyek Sepanjang 13,70 Kilometer
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, rombongan memantau secara seksama pekerjaan konstruksi fisik yang sedang berlangsung di sepanjang ruas tol dengan panjang sekitar 13,70 kilometer ini. Proyek pembangunan infrastruktur berskala besar ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana. Direktur Utama PT Trans Tol Jabar Tinjau, Abdul Hakim Supriyadi, menjelaskan bahwa capaian angka hampir 90 persen atau tepatnya 88 persen ini merupakan tonggak penting bagi kelanjutan pembangunan konektivitas transportasi di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa penyelesaian seluruh sisa pekerjaan tetap menjadi tahapan krusial yang dinantikan sebelum jalan tol ini benar-benar aman dan siap dimanfaatkan secara massal oleh masyarakat.
“Kehadiran Tol Sukabumi–Parungkuda Sesi 3 diharapkan memberikan dampak nyata terhadap mobilitas warga. Konektivitas antarwilayah diproyeksikan semakin baik, waktu perjalanan lebih efisien, serta distribusi barang dan jasa semakin lancar,” ujar Abdul Hakim Supriyadi.
Optimistis Rampung Akhir Tahun dan Solusi Pembebasan Lahan
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan rasa optimismenya terkait target penyelesaian proyek tol tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan langsung hingga ke batas Parungkuda, ia memperkirakan pengerjaan fisik dapat rampung pada akhir tahun ini. ”Kalau melihat tadi, kayaknya bisa, mudah-mudahan sampai akhir tahun ini. Bahkan saya tadi langsung ke batas Parungkuda, itu sudah clear, hanya ada beberapa lokasi saja yang tanahnya masih perlu dimusyawarahkan,” ungkap Bupati Asep Japar.
Bupati juga menekankan bahwa bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kehadiran jalan tol ini bukan sekadar penambahan fasilitas infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, akses transportasi yang semakin terbuka luas ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas kawasan, serta membuka peluang pengembangan berbagai sektor unggulan daerah. Terkait sisa pengerjaan sekitar 10 persen yang masih tersisa, hal tersebut mayoritas merupakan bagian dari konstruksi di beberapa titik yang masih memerlukan penyelesaian masalah lahan.
Menanggapi hal ini, Bupati memastikan bahwa kendala pembebasan lahan di beberapa titik krusial, seperti di kawasan Caringin dan flyover Karangtengah, diisi oleh warga yang kooperatif. Pihaknya bahkan telah memanggil langsung para pemilik lahan terkait untuk melakukan musyawarah lanjutan. “Permasalahan ini ada kajian dan persyaratan yang harus diikuti, tidak semena-mena langsung bayar, ada perhitungannya. Insya Allah dalam waktu dekat bisa selesai,” puncaknya.
Penulis: Deta, Editor: Dewi Condro, Redaksi: TarnabakuNews.com, Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
