L
Memuat...
Umum

Evakuasi Hari ke-3 Tragedi Ambruknya Bangunan Mushola di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo

Sidoarjo – tarnabakunews.com, 1 Oktober 2025.Proses evakuasi akibat ambruknya bangunan mushola di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang terjadi pada Senin (29/9/2025) pukul 15.00 WIB, terus berlanjut dengan penuh perjuangan. Saat kejadian, ratusan santri tengah menunaikan salat Ashar berjamaah di lantai 1 ketika bangunan roboh mendadak.Jumlah KorbanMeninggal dunia: 6 orang.

Dua jenazah baru berhasil dievakuasi pada hari ketiga, menambah jumlah korban jiwa dari sebelumnya 4 menjadi 6 orang.Luka-luka: Lebih dari 90 santri mengalami luka-luka, dengan rincian 22–23 orang luka berat dan sekitar 70 orang luka ringan. Para korban mendapat perawatan di RSUD R.T. Notopuro, RS Delta Surya, dan RSI Siti Hajar. Beberapa di antaranya mengalami cedera kepala, fraktur tulang, hingga amputasi.Masih tertimbun: Diperkirakan masih ada 66–91 santri yang tertimbun reruntuhan. Proses pencarian dilakukan manual untuk menghindari risiko bangunan runtuh total apabila menggunakan alat berat.Proses EvakuasiOperasi evakuasi dilakukan tim gabungan dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan relawan kemanusiaan, dengan metode manual menggali reruntuhan secara hati-hati. Prioritas utama adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan memastikan suplai makanan serta oksigen dapat masuk ke area yang diduga terdapat korban.Kepala Basarnas Jawa Timur, Agus Santoso, menyatakan:”Kami berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian dan evakuasi meskipun kondisi medan sangat berat dan risiko reruntuhan masih tinggi. Tim SAR bekerja secara bergotong-royong dengan hati-hati agar tidak menimbulkan korban tambahan.”Koordinator Operasi SAR menambahkan:”Kami membagi area pencarian secara terencana dan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk tenaga medis dan alat komunikasi canggih, untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan efektif.”Pada Rabu (1/10/2025), tim berhasil mengevakuasi 7 korban, terdiri dari 5 selamat dan 2 meninggal dunia. Hingga kini, total lebih dari 100 santri berhasil dievakuasi dengan kondisi bervariasi.Harapan dan DukunganPengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny mengajak seluruh keluarga santri dan masyarakat untuk bersabar serta terus mendoakan agar proses evakuasi berjalan lancar. Pemerintah bersama berbagai lembaga terkait juga terus mengupayakan bantuan, baik medis, logistik, maupun psikologis, untuk para korban dan keluarga.Masyarakat diimbau untuk menghormati jalannya proses evakuasi serta terus memberikan dukungan doa kepada para korban dan tim penyelamat yang masih bekerja di lapangan.KaBiro Sidoarjo: RiniEditor: Dewi CondroRedaksi: tarnabakunews.comMoto Redaksi: Santai, Santun, Supel, Simpel, Sembodo – Tetap dengan Sorot Mata, Berita Fakta, Bukan Rekayasa.

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan