GEMPA M 4,1 GUNCANG GORONTALO DINI HARI, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Gorontalo, TarnabakuNews.com, 4 September 2026 — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,1 mengguncang wilayah Gorontalo pada Jumat dini hari, 4 September 2026. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.05.15 WIB atau 05.05.15 WITA.
Pusat gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer timur laut Pohuwato, Gorontalo, dengan kedalaman 74 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
DATA GEMPA BMKG
- Waktu: 04.05.15 WIB / 05.05.15 WITA
- Magnitudo: 4,1
- Kedalaman: 74 kilometer
- Episenter: 21 kilometer Timur Laut Pohuwato, Gorontalo
- Koordinat: 0,63° LU – 122,04° BT
- Potensi tsunami: Tidak ada
GETARAN DIRASAKAN DI SEJUMLAH WILAYAH
Guncangan gempa dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah dengan intensitas II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Wilayah yang merasakan antara lain:
- Kabupaten Pohuwato: III MMI
- Kota Gorontalo: III MMI
- Kabupaten Gorontalo: II–III MMI
- Kabupaten Bone Bolango: II–III MMI
Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, menyerupai getaran akibat kendaraan berat atau truk yang melintas. Sejumlah benda di dalam rumah dapat ikut bergoyang, namun pada intensitas tersebut umumnya tidak menimbulkan kerusakan.
GEMPA MENENGAH
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk gempa bumi menengah yang berkaitan dengan aktivitas tektonik di wilayah Subduksi Lempeng Laut Sulawesi.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi.
Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan.
IMBAUAN
BMKG mengingatkan masyarakat untuk:
- Tetap tenang dan tidak panik.
- Mewaspadai kemungkinan gempa susulan.
- Menghindari bangunan yang telah retak atau mengalami kerusakan.
- Memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG.
Penulis: Chud
Editor: Dewi Condro
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo
Tetap Dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.
