KMP PUTRI YASMIN TERBAKAR DI SELAT LOMBOK, 212 ORANG DIEVAKUASI, SATU PENUMPANG MENINGGAL DUNIA
PADANGBAI — LEMBAR, TarnabakuNews.com, Kamis 13 Agustus 2026 — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang melayani rute Padangbai, Bali–Lembar, Lombok terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu dini hari, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 04.20 WITA. Kebakaran memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang berlangsung hingga malam hari.
Berdasarkan data Kantor SAR Mataram, hingga Rabu malam tercatat 212 orang berhasil dievakuasi, sebagian besar ke Pelabuhan Lembar dan sebagian lainnya ke Pelabuhan Padangbai. Satu orang perempuan berusia 19 tahun dinyatakan meninggal dunia, sementara beberapa lainnya mengalami luka ringan.
Kapal yang membawa 44 kendaraan dan 53 sepeda motor tersebut tercatat dalam manifes resmi membawa 114 penumpang dan 17 awak kapal. Namun jumlah yang berhasil dievakuasi jauh lebih banyak, sehingga pihak berwenang masih memverifikasi jumlah sebenarnya di atas kapal. Kebakaran diduga bermula dari bagian kargo kendaraan, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Asap tebal membubung tinggi dari kapal yang tetap terapung di tengah laut.

Pernyataan Resmi Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi:
“Sebanyak 212 orang telah berhasil dievakuasi. Kondisi laut saat itu cukup berat dengan ombak mencapai 4 meter, sehingga menyulitkan proses penyelamatan. Pencarian kemungkinan korban lain akan dilanjutkan pada Kamis pagi.”
Pernyataan Plt. Kepala KSOP Padangbai, Heri Wiyanto:
“Kondisi kapal sebelum keberangkatan telah diperiksa dan dinyatakan laik laut. Penyebab kebakaran belum diketahui, akan diselidiki setelah evakuasi selesai. Data penumpang sedang diverifikasi kembali karena jumlah yang dievakuasi berbeda dari catatan manifes.”
Pernyataan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi:
“Perbedaan jumlah penumpang dengan data manifes adalah masalah serius yang akan diselidiki secara menyeluruh. Setiap penumpang yang naik wajib tercatat, tidak boleh ada yang tidak dilaporkan.”
Pihak ASDP juga telah membuka posko darurat di kedua pelabuhan untuk melayani penumpang yang dievakuasi. Operasi penyeberangan rute Padangbai–Lembar sementara waktu tetap berjalan dengan kapal pengganti. Penyebab kebakaran dan ketidaksesuaian data penumpang sedang diselidiki secara menyeluruh oleh pihak berwenang
Penulis: Sholich
Editor: Dewi Condro
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
