Longsor di Banjarnegara Jawa Tengah Menewaskan 10 Orang

Banjarnegara, tarnabakunews.com, 21 November 2025 — Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Minggu tanggal 16 November 2025, telah menewaskan 10 orang hingga Kamis malam (20/11/2025).

Proses pencarian korban yang melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan terus dilakukan dengan maksimal. Hingga saat ini, sebanyak 18 warga masih dinyatakan hilang dalam pencarian intensif di tiga sektor terdampak.

Longsor ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi dan berkepanjangan, keberadaan mata air besar, serta retakan yang memicu pergerakan tanah di area perbukitan. Akibat bencana ini, sebanyak 48 rumah dilaporkan roboh atau hilang, sementara 195 rumah lainnya terdampak kerusakan berat dan ringan. Jumlah pengungsi saat ini mencapai 934 jiwa yang tersebar di beberapa pos pengungsian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan pernyataan resmi:
“Longsor di Banjarnegara merupakan bencana yang sangat memprihatinkan. Kami terus memaksimalkan operasi SAR dengan dukungan alat berat dan anjing pelacak (K-9) untuk segera menemukan korban yang masih hilang. Kami juga menghimbau warga agar tidak mendekati lokasi longsor karena kondisi tanah yang rawan longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait telah mendirikan dapur umum dan fasilitas kesehatan untuk membantu para pengungsi.”

Selain kerugian jiwa, bencana ini menyebabkan gangguan sosial dan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Pemerintah daerah dan BNPB akan terus mengawal proses penanganan pascabencana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak longsor.

Reporter : mR.Chud.
Editor : Dewi Condro.
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *