Longsor Terjadi Delapan Kali dalam Dua Pekan di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang

Poncokusumo, Malang , taruna skunews.con, 19 November 2025.
Dalam dua minggu terakhir, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dilanda tanah longsor sebanyak delapan kali akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Insiden longsor terbaru terjadi pada Sabtu, 15 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, yang menyebabkan akses jalan penghubung antar desa di wilayah Poncokusumo terganggu.

Dua titik longsor terjadi pada tembok penahan tanah (TPT) atau plensengan di jalur antara Desa Ngebruk dan Desa Sumbersari. Longsor tersebut memiliki ketinggian sekitar 6 hingga 7 meter dan lebar 4 meter masing-masing, dengan ketebalan longsor mencapai 200 centimeter. Material longsor sempat menutup akses jalan sehingga menghambat aktivitas masyarakat dan mobilitas warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan, “Dua titik tembok penahan tanah ambrol dengan jarak kurang lebih 100 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami bersama warga dan instansi terkait terus melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsor dan berencana memasang ratusan karung tanah serta bronjong untuk antisipasi longsor susulan.”

BPBD Kabupaten Malang juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengantisipasi hujan deras yang dapat memicu longsor serta memperketat pengawasan di kawasan rawan longsor.

Penulis : mR.Chud.
Editor : Dewi Condro.
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *