Menghadiri dan Mengikuti Kegiatan Pelatihan Fardu Kifayah Surau An-Na’im Kelurahan Tanjung Unggat Bukit Bestari

Tanjungpinang, tarnabakunews.com, 17 Mei 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, telah dilaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan bernilai sosial keagamaan di lingkungan masyarakat Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut berupa pembukaan sekaligus pelatihan Fardu Kifayah yang diselenggarakan di Surau An-Na’im, beralamat di Jalan Sultan Mahmud Gg. Prapat 4 RT. 3/RW.4. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari pengurus surau setempat dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam menjalankan kewajiban bersama dalam ajaran agama Islam.

Dalam rangka mendukung Program Prioritas Kapolri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Unggat, Aiptu Razmudi, turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ini merupakan bentuk nyata peran serta kepolisian di tengah masyarakat, di mana Polsek Bukit Bestari yang dipimpin oleh Kompol Suardi, S.E., M.H., selaku Kapolsek, senantiasa mengarahkan anggotanya untuk selalu dekat, hadir, dan berbaur dalam setiap kegiatan positif yang dilaksanakan oleh warga binaan. Hal ini dilakukan agar keberadaan Polri dapat dirasakan manfaatnya dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh berbagai unsur perwakilan yang memiliki peran penting dalam pembangunan wilayah. Di antaranya adalah Sekretaris Camat Bukit Bestari, Ketua Surau An-Na’im Bapak Zulkarnain, S.ST, narasumber Ustad Kurniawan Hidayat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara. Kehadiran beragam elemen masyarakat ini menunjukkan tingginya kepedulian dan kesadaran warga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kegiatan pelatihan Fardu Kifayah ini direncanakan akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang, mulai dari tanggal 17 Mei 2026 hingga tanggal 5 Juli 2026. Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi tata cara pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan, yang merupakan kewajiban kolektif bagi umat Islam. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan tersedianya warga yang memiliki kemampuan dan pengetahuan memadai, sehingga apabila ada warga yang meninggal dunia, proses pengurusannya dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai syariat agama.

Selain fokus pada materi keagamaan, kehadiran Aiptu Razmudi dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi yang lebih erat dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pertukaran informasi terkait situasi keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat atau yang biasa disebut Kamtibmas. Komunikasi dua arah ini sangat penting untuk mendeteksi sejak dini segala potensi gangguan yang mungkin timbul di tengah masyarakat.

Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kepada seluruh peserta kegiatan agar senantiasa bekerja sama dan saling mendukung dalam menjaga keamanan lingkungan. Ditekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian semata, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh warga masyarakat. Dengan saling menjaga, saling mengawasi, dan saling berkoordinasi, maka berbagai potensi masalah dapat dicegah dan diselesaikan dengan cara-cara yang kekeluargaan dan damai.

Salah satu hasil yang sangat positif dari kegiatan ini adalah semakin eratnya tali silaturahmi antara pihak kepolisian dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan akrab, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan hadir dalam setiap aktivitas sosial dan keagamaan yang bertujuan untuk kebaikan bersama.

Kehadiran aparat keamanan di tengah kegiatan masyarakat juga memberikan dampak psikologis yang menenangkan, sehingga suasana pelatihan berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai tanpa ada kendala atau gangguan apapun. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kepolisian berjalan sangat baik dan saling melengkapi dalam membangun lingkungan yang harmonis.

Lebih jauh lagi, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Tanjungpinang. Masyarakat dapat melaksanakan berbagai aktivitas sosial, budaya, maupun keagamaan dengan rasa aman dan bebas dari rasa khawatir. Hal ini sejalan dengan tujuan utama Polri yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat agar dapat beraktivitas dan berkarya dengan tenang demi kemajuan bersama.

Demikian laporan kegiatan dan rangkaian peristiwa yang telah dilaksanakan dalam menghadiri dan mengikuti kegiatan pelatihan Fardu Kifayah di Surau An-Na’im. Semoga kegiatan serupa terus dapat berjalan berkelanjutan dan semakin memperkokoh persatuan serta kesatuan di tengah masyarakat. Polsek Bukit Bestari melalui Bhabinkamtibmas berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan positif masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban yang tetap terpelihara dengan baik.

Reporter:Syahrizal
Editor Dewi Condro.
Redaksi: tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *