L
Memuat...
Flores NTT

Pascagempa Magnitudo 7,7 Flores NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka

Pascagempa Magnitudo 7,7, Flores NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka

Flores, Nusa Tenggara Timur, TarnabakuNews.com — Penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, terus dilakukan oleh pemerintah bersama unsur terkait.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), episenter gempa berada di perairan sekitar 30 kilometer dari Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, terhitung sejak 15 Agustus hingga 28 Agustus 2026. Sementara itu, gempa susulan masih terus terjadi sehingga masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan.

68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Berdasarkan pembaruan data BNPB hingga Senin, 17 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, tercatat 68 orang meninggal dunia, 213 orang mengalami luka-luka, serta 4.541 unit rumah warga terdampak.

Rincian korban meninggal dunia berdasarkan wilayah kabupaten yakni:

  • Manggarai: 26 jiwa
  • Manggarai Timur: 24 jiwa
  • Nagekeo: 8 jiwa
  • Sikka: 4 jiwa
  • Ende: 2 jiwa
  • Manggarai Barat: 2 jiwa
  • Ngada: 2 jiwa

BNPB menegaskan bahwa data tersebut masih dalam proses verifikasi dan dapat berubah seiring dengan pendataan serta penanganan di lapangan.

BNPB: Penanganan Terus Diperkuat

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat upaya pencarian dan evakuasi korban, pelayanan kesehatan, distribusi logistik, hingga pemulihan sarana dan prasarana dasar.

BNPB juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban serta masyarakat yang terdampak bencana.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan atau retak karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Bantuan Terus Disalurkan

Sejumlah kebutuhan dasar, antara lain makanan, tenda, selimut, dan perlengkapan kesehatan, terus didistribusikan secara bertahap ke wilayah terdampak.

Masyarakat juga diimbau memperoleh informasi mengenai perkembangan bencana maupun bantuan melalui saluran resmi BNPB dan BMKG guna menghindari informasi yang tidak benar.

Informasi mengenai saluran donasi resmi serta tahapan pemulihan akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah.

Sumber: BNPB
Tanggal terbit: 18 Agustus 2026

Penulis: Benyamin Banoe
Editor: Dewi Condro
Redaksi: TarnabakuNews.com

Santai Santun Supel Simpel Sembodo — Tetap Dengan Sorot Mata, Berita Fakta Bukan Rekayasa.

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan