Jombang – tarnabakunews.com
Tradisi majelis ilmu di bulan suci Ramadan terus dijaga oleh masyarakat Nahdliyin di Kabupaten Jombang. Salah satu bentuknya terlihat dalam kegiatan Pengajian Rutinan Malam Rabu yang digelar di Musholla Darussalam, Dusun Parimono, Kabupaten Jombang, Selasa malam (10/3/2026).

Pengajian yang telah menjadi agenda rutin masyarakat setempat tersebut menghadirkan penceramah muda yang dikenal kharismatik, KH Rohmatul Akbar Rifa’i, ST., yang juga merupakan bagian dari jajaran Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum. Kehadirannya disambut antusias oleh para jamaah yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari santri, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Kegiatan pengajian dimulai sekitar pukul 20.00 WIB atau setelah pelaksanaan salat Tarawih berjamaah. Sejak sebelum acara dimulai, jamaah sudah memadati area musholla untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Dalam tausiyahnya, KH Rohmatul Akbar Rifa’i, St., menekankan pentingnya menjaga tradisi menuntut ilmu, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan. Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah secara ritual seperti puasa, salat, dan tadarus Al-Qur’an, tetapi juga waktu yang sangat baik untuk memperdalam ilmu agama.

“Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat. Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan untuk memperdalam ilmu agama agar ibadah yang dilakukan semakin berkualitas dan penuh makna,” ungkapnya di hadapan para jamaah.

Ia juga menegaskan bahwa tradisi pengajian yang hidup di tengah masyarakat pesantren merupakan warisan para ulama yang harus terus dijaga. Melalui majelis ilmu, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama, tetapi juga nilai-nilai akhlak, kebersamaan, serta semangat menjaga persatuan umat.

Tradisi pengajian seperti ini, lanjutnya, merupakan salah satu ciri khas masyarakat yang berafiliasi dengan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama, di mana majelis taklim dan pengajian rutin menjadi ruang pembelajaran agama sekaligus sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga Islam yang ramah, moderat, dan penuh kasih sayang sebagaimana diajarkan para ulama pesantren. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga keharmonisan kehidupan sosial di tengah masyarakat yang beragam.

Pengajian berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Para jamaah tampak menyimak dengan serius setiap materi yang disampaikan, bahkan sebagian di antaranya mencatat poin-poin penting dari ceramah yang disampaikan.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadalah: 11)
Sementara dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW, Rasulullah bersabda:
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim).

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan Pengajian Malam Rabu ini merupakan agenda rutin yang digelar sebagai upaya menjaga tradisi keilmuan di tengah masyarakat. Terlebih pada bulan Ramadan, kegiatan pengajian biasanya mendapat antusiasme lebih besar dari masyarakat.

Menurut panitia, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan siraman rohani, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat, santri, dan tokoh agama di lingkungan sekitar. Dengan adanya majelis ilmu seperti ini, diharapkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin dapat terus tumbuh dan berkembang.

“Kami berharap pengajian ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menghidupkan Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, menambah ilmu agama, serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama,” ujar salah satu panitia.

Melalui kegiatan pengajian yang terus digelar secara rutin, masyarakat Parimono dan sekitarnya berharap tradisi majelis ilmu tetap terjaga dan menjadi bagian penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya di Kabupaten Jombang yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan pesantren di Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap ilmu, pengajian Ramadan ini diharapkan mampu memperkuat spiritualitas masyarakat sekaligus menjaga tradisi keilmuan pesantren yang telah diwariskan para ulama dari generasi ke generasi.

Kabiro Jombang : Mif
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *