Rapat Perencanaan Kegiatan HMNI Kepri Digelar di Hari Nelayan Indonesia, Fokus pada Program Inovatif
Kepulauan Riau, tarnabakunews.com, 31 Maret 2026 — Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat perencanaan kegiatan bertepatan dengan momentum Hari Nelayan Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pinang Alapan Batu 6 ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan arah pengembangan sektor kelautan dan perikanan di wilayah Kepulauan Riau.
Rapat tersebut dilaksanakan setelah seluruh anggota HMNI Kepri mengikuti kegiatan halalbihalal pasca Lebaran. Selain mempererat silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk membangun semangat kebersamaan dalam menyusun program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat nelayan.
Ketua HMNI Provinsi Kepulauan Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan momentum Hari Nelayan Indonesia memiliki makna simbolis. Meskipun secara nasional diperingati setiap 24 April, semangat perjuangan dan kebersamaan nelayan dinilai relevan untuk menjadi landasan dalam menyusun program kerja organisasi.

“Momentum ini kami jadikan pengingat bahwa nelayan harus terus bergerak bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan solusi nyata bagi tantangan yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Sebelum memasuki agenda utama, seluruh peserta rapat memulai kegiatan dengan doa bersama, memohon kelancaran serta keberkahan dalam setiap rencana yang akan dijalankan. Suasana kebersamaan pasca halalbihalal juga dinilai mampu menciptakan ruang diskusi yang lebih terbuka dan konstruktif.
Dalam rapat tersebut, salah satu fokus utama adalah memastikan seluruh program yang dirancang dapat berjalan secara optimal dengan perencanaan yang matang. Tim penyusun program sebelumnya telah melakukan kajian terhadap kondisi riil sektor kelautan di Kepulauan Riau, termasuk potensi sumber daya serta berbagai tantangan yang dihadapi nelayan.
Pembahasan juga mencakup penguatan koordinasi antarstruktur HMNI di tingkat kabupaten dan kota. Hal ini dinilai penting agar setiap program dapat diimplementasikan secara merata serta memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh anggota.
Selain program rutin tahunan, HMNI Kepri juga menetapkan dua program jangka panjang yang dinilai inovatif dan berkelanjutan.
Program pertama adalah pengembangan teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar. Inisiatif ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan air bersih di wilayah kepulauan yang masih terbatas aksesnya. Teknologi yang dirancang diharapkan ramah lingkungan dan dapat dioperasikan secara mandiri oleh masyarakat nelayan.
Program kedua adalah pengolahan limbah menjadi bahan bakar solar. Fokus utamanya meliputi limbah organik hasil aktivitas perikanan serta limbah padat dari kawasan pesisir. Program ini tidak hanya menyasar aspek lingkungan, tetapi juga membuka peluang sumber energi alternatif yang lebih ekonomis bagi masyarakat.

Guna merealisasikan kedua program tersebut, HMNI Kepri berencana menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga lembaga penelitian. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat dukungan teknis, pembiayaan, serta sistem evaluasi program secara berkelanjutan.
Rapat ditutup dengan penetapan tahapan pelaksanaan program serta pembentukan tim khusus yang akan mengawal setiap agenda strategis. Seluruh anggota HMNI Kepri menyatakan komitmen penuh untuk menjalankan hasil keputusan rapat demi kemajuan sektor kelautan dan peningkatan kesejahteraan nelayan di Kepulauan Riau.
Reporter: Rianah
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com.
Santai • Santun • Simpel • Supel • Sembodo
Tetap dengan Sorot Mata — Berita Fakta, Bukan Rekayasa.
