
Jombang – Tarnabakunews.com
Suasana penuh kehangatan menyelimuti perayaan Natal bersama yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Kabupaten Jombang di GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Ngoro pada Kamis (8/1/2026).
Acara ini mempertemukan 200 jemaat dari berbagai denominasi gereja dalam satu kesatuan iman. Para pendeta dan tamu undangan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas apik oleh panitia. Perayaan kali ini menjadi istimewa karena mengusung semangat pemerataan lokasi penyelenggaraan ke gereja-gereja di daerah.
Pdt. Lukas Alpres Binowo, Ketua PGIS Jombang, memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, keputusan menggelar perayaan di luar wilayah perkotaan memiliki filosofi mendalam. “Kami ingin semua gereja merasakan menjadi tuan rumah. Perayaan tidak hanya terpusat di kota, tetapi bergilir ke daerah-daerah. Ini wujud nyata persatuan gereja-gereja di Jombang,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Pdm. Hosea Hendrik Agustiono dari Bamag (Badan Musyawarah Antar Gereja) Jombang menegaskan bahwa perbedaan organisasi bukan penghalang untuk bersatu.”Kita dari berbagai organisasi gereja, tapi satu dalam persaudaraan Kristus. Mari kita terus mempererat ikatan ini,” ajak Hosea yang juga mengundang jemaat hadir di perayaan Natal Bamag Jombang, Selasa (13/1/2026) mendatang di GOR Jombang.
Pdt. Christian Muskanan dari GBI Diaspora Jombang tampil sebagai pembicara utama dengan tema yang menyentuh: “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”. Khotbahnya mengajak jemaat merenungkan makna kehadiran Kristus dalam pergumulan hidup sehari-hari. Mengawali renungannya, Pdt. Christian mengajak kepedulian terhadap sesama yang tengah tertimpa bencana. “Bencana alam terus terjadi di tanah air. Sudah seharusnya kita sebagai gereja hadir membantu mereka yang terdampak,” imbuhnya.
Ia kemudian menyoroti peran vital keluarga dalam iman Kristen. “Keluarga terdiri dari bapak, ibu, anak, kakek, nenek, bahkan paman dan bibi. Di tengah kompleksitas hubungan keluarga, Yesus hadir memberi pertolongan, penghiburan, dan keselamatan untuk setiap pergumulan kita,” papar Pdt. Christian. Acara semakin semarak dengan penampilan seni dari berbagai gereja.
GKJW Jombang memukau hadirin lewat tarian pembuka yang energik. GBT KAO (Kristus Alfa Omega) membawakan lagu Natal dengan harmonis. Yang tak kalah menarik, gereja tuan rumah mempersembahkan pujian berbahasa Jawa yang kental nuansa lokal. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan, menciptakan atmosfer perayaan yang meriah namun tetap khidmat. Perayaan ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama yang mempererat tali silaturahmi antar jemaat. Di sinilah esensi perayaan Natal PGIS terwujud: persatuan dalam keberagaman, kasih dalam kebersamaan.
Reporter : Lukius Juliandry
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
