L
Memuat...
Jogjakarta

Soroti Pengalihan Anggaran ke MBG, PMII Bantul Peringatkan Dampaknya bagi Sektor Pendidikan

Bantul – tarnabakunews.com Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bantul menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan pengalihan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Sabtu (28/2/2026) di Bantul kemarin.

Organisasi mahasiswa tersebut menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu keberlangsungan dan kualitas pendidikan nasional. Ketua Umum PC PMII Bantul, Yudi Sipriadi, menyatakan bahwa pemangkasan anggaran pendidikan dalam jumlah besar untuk mendanai program MBG perlu mendapat perhatian serius.

(Ketua Umum PC PMII Bantul Yudi Sipriadi) “Program MBG ini mengancam masa depan anak bangsa. Anggaran pendidikan yang dipangkas jumlahnya sangat besar untuk dialokasikan ke program ini. Sekitar 223,5 Triliun, angka yang sangat fantastis dan jika digunakan untuk pendidikan, guru honorer akan sejahtera dan anak muda akan dengan mudah untuk mengenyam pendidikan.”

Menurutnya, program MBG yang digagas pemerintah saat ini memicu perdebatan di tengah masyarakat. Ia khawatir jika tidak dilakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh, dampak negatifnya bisa berkepanjangan dan memperlebar persoalan sosial.

PMII Bantul juga menyoroti sejumlah aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari mekanisme penentuan sekolah penerima manfaat, kelayakan pelaksanaan, kualitas makanan, hingga transparansi distribusi anggaran. Mereka mendesak agar seluruh aspek tersebut segera dievaluasi secara komprehensif.

Yudi menambahkan bahwa persoalan pendidikan di Indonesia masih sangat kompleks. Banyak sekolah di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian serius, kesejahteraan guru honorer yang belum memadai, hingga persoalan akses pendidikan yang belum merata.

“Seharusnya pemerintah segera menindaklanjuti keluhan dan kritik-kritik dari masyarakat, karena ruang fiskal untuk pemenuhan hak-hak atas pendidikan jadi terpinggirkan. Utamanya dalam aspek peningkatan kualitas guru, sarana dan prasarana, bantuan pendidikan dan akses-akses pendidikan yang setara “. (Yudi Sipriadi)

PMII Bantul menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia. Mereka menilai kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas dan pemerataan akses pendidikan yang terjamin bagi seluruh anak bangsa.

Kabiro Jombang : Mif
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan