Oleh : Ust. Rhizal Nur Islam *

Wahai para pemuda, wahai generasi yang sedang menapaki jalan panjang kehidupan. Ketahuilah, perjuangan tidak selalu datang saat hati sedang penuh semangat. Ada hari-hari ketika badan terasa lelah, pikiran terasa sesak, dan hati sedang tidak memiliki mood untuk melakukan apa pun. Namun justru di situlah nilai perjuangan sebenarnya diuji.

Orang yang berhasil bukanlah mereka yang selalu bersemangat setiap waktu, melainkan mereka yang tetap melangkah meskipun semangatnya sedang redup. Ia tetap bergerak ketika yang lain memilih berhenti. Ia tetap berusaha ketika hatinya berkata ingin menyerah.

Hidup tidak menunggu kita siap. Dunia tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita. Kadang keadaan terasa tidak menentu, ekonomi berubah, peluang datang dan pergi, dan masa depan tampak penuh tanda tanya.

Di tengah ketidakpastian itu, janganlah menggantungkan harapan hanya pada sesuatu yang berubah-ubah. Jangan hanya bergantung pada manusia, jabatan, atau keadaan yang bisa datang dan pergi. Peganglah sesuatu yang pasti. Berpeganglah kepada Sang Pencipta.

Sebab ketika dunia berubah, Allah tidak pernah berubah. Ketika manusia mengecewakan, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya. Ketika jalan terasa buntu, Allah selalu memiliki jalan yang tidak pernah kita duga.

Maka teruslah berjuang, walaupun hari ini kamu tidak sedang bersemangat. Teruslah melangkah, walaupun langkahmu kecil. Selama hatimu masih terhubung dengan Tuhan, perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia.

Pemuda yang kuat bukan hanya yang keras bekerja, tetapi yang kuat imannya.

Ingatlah, masa depan tidak dibangun oleh mereka yang menunggu mood datang. Masa depan dibangun oleh mereka yang tetap bergerak, sambil menggenggam harapan kepada Tuhan.
Terus berjuang.
Tetap bertahan.

Dan jangan pernah lepaskan tanganmu dari Sang Pencipta. ✨

  • Penulis adalah salah seorang aktifis dakwah di kota Jombang sekaligus Dewan Pembina Komunitas Jamaahkuy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *