
Aceh Utara – tarnabakunews.com
Dua bulan pasca banjir melanda wilayah Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, warga Dusun Lhok Pungki hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian yang berada di Paya Rebek, Desa Gunci seperti terpantau tim tarnabakunews.com biro Aceh pada Selasa (20/1/2026)
Sekitar 95 persen warga Dusun Lhok Pungki dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat banjir. Sejumlah rumah hilang tersapu arus, sementara sebagian lainnya hancur setelah dihantam bongkahan kayu dan pepohonan besar yang terbawa banjir.

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan tenda pengungsian berwarna oranye dan biru masih berdiri di area terbuka. Tenda-tenda tersebut menjadi tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak dan belum dapat ditempati kembali akibat dampak banjir. warga mengeluhkan keadaan di tenda pengungsian, Pada siang hari, suhu di dalam tenda terasa sangat panas, Sementara pada malam hari warga justru harus menahan kedinginan. Kondisi ini dirasakan berat, terutama bagi anak-anak dan lansia.
“Kami rasanya serba salah,
Kalau siang panas nya menyengat, karena tenda yang cerah dan tipis.
kalau malam kedinginan karna di pegunungan yang dingin udaranya itu menusuk ke tulang” ujar warga yang tidak mau di sebutkan namanya.
Hingga saat ini, hunian sementara bagi warga terdampak banjir belum tersedia. Pembangunan hunian sementara yang direncanakan sebanyak 86 unit baru mulai dikerjakan sejak semalam, dengan tahap awal pengerjaan sebanyak 43 unit. Kondisi tersebut membuat warga terpaksa masih bertahan di tenda pengungsian.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga pengungsian masih mengandalkan bantuan. Namun di tengah keterbatasan, sebagian warga memberanikan diri kembali ke kebun mereka untuk melihat sisa hasil tanaman yang masih bisa dijual demi mencukupi kebutuhan hidup.
Warga berharap adanya perhatian dan percepatan penanganan dari pihak terkait, terutama soal penyediaan hunian sementara yang layak, agar mereka tidak terus berlama-lama tinggal di tenda pengungsian.
Reporter : Fida Rismarini
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
