SUDAH PERNAH DIGEREBEK, KINI DIDUGA MARAK LAGI! Judi Sabung Ayam di Plosorejo Bikin Warga Resah
KEDIRI RAYA —tarnabakunews.com-Belum lama setelah lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam di wilayah Plosorejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, digerebek aparat, aktivitas serupa kini kembali menjadi sorotan warga.
Warga menyebut, lokasi yang beberapa hari lalu pernah didatangi dan ditindak oleh Polres Kediri tersebut kini diduga kembali ramai dengan aktivitas sabung ayam yang disertai perjudian.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika benar aktivitas perjudian kembali berlangsung di lokasi yang sama setelah sebelumnya dilakukan penindakan, warga mempertanyakan efektivitas pengawasan dan meminta aparat tidak berhenti pada penindakan sesaat.
“Kami berharap aparat segera turun lagi dan mengecek lokasi tersebut. Kalau memang masih ada perjudian, mohon ditindak tegas karena sangat meresahkan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan, Minggu (4/10/2026).
Menurut informasi yang diterima, aktivitas yang diduga perjudian sabung ayam tersebut kembali terlihat di kawasan yang sama. Warga berharap Polres Kediri melakukan penyelidikan dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Nama Giman atau Pri juga disebut-sebut warga berkaitan dengan lokasi tersebut. Namun, informasi mengenai keterlibatan maupun kepemilikan lokasi tersebut masih berupa dugaan dan belum terkonfirmasi secara independen.
Masyarakat menegaskan, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Mereka meminta agar segala bentuk perjudian yang terbukti melanggar hukum ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga pun berharap lokasi yang sebelumnya pernah digerebek tidak kembali menjadi arena perjudian. Jika dugaan tersebut benar, mereka meminta aparat bertindak tegas dan melakukan pengawasan berkelanjutan agar aktivitas serupa tidak kembali muncul.
Penulis: Alvin
Editor: Chalid
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
