AKTIVITAS GUNUNG ANAK KRAKATAU TETAP LEVEL III SIAGA, BMKG WASPADAI GELOMBANG TINGGI HINGGA 4 METER
LAMPUNG SELATAN, TarnabakuNews.com — Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih berada pada Level III (Siaga) berdasarkan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Jumat, 11 September 2026.
Laporan aktivitas gunungapi periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB mencatat kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut, dengan suhu udara berkisar 26,3–26,7 derajat Celsius serta kelembapan 80–82 persen.
Secara visual, gunung tertutup kabut dengan tingkat 0–III. Asap kawah tidak teramati, sementara CCTV visual di lapangan dalam kondisi offline.
Dari sisi kegempaan, Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau mencatat sejumlah aktivitas, antara lain 7 kali gempa Low Frekuensi dengan amplitudo 7–40 mm dan durasi 5–9 detik.
Selain itu, tercatat 4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 8–13 mm dan durasi 6–9 detik, 4 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 10–11 mm dan durasi 11–15 detik, serta 4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 15–46 mm, S-P 2,5–3,7 detik dan durasi 11–15 detik.
Sementara itu, tremor menerus (microtremor) masih terekam dengan amplitudo 1–5 mm dan dominan pada amplitudo 2 mm.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga).
PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui prakiraan cuaca wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada Jumat, 11 September 2026, memprakirakan kondisi cuaca pagi hari umumnya cerah berawan.
Pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, antara lain Mandalawangi, Majasari, Cibeber, Lebakgedong, Muncang, Cigemblong, Padarincang, Jawilan dan Cisoka.
Malam hingga dini hari diprakirakan berawan.
Suhu udara di wilayah Banten diprakirakan berada pada kisaran 23–33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 60–95 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5–40 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi 2,5–4,0 meter di sejumlah wilayah perairan, yakni Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah pesisir maupun perairan, khususnya nelayan, pelaku pelayaran, serta masyarakat yang hendak melakukan aktivitas laut.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan instansi terkait, serta memperhatikan perkembangan kondisi gunungapi dan cuaca sebelum melakukan aktivitas di kawasan yang berpotensi terdampak.
Sumber: KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau dan BMKG Banten.
TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo, Tetap Dengan Sorot Mata Berita — Fakta Bukan Rekayasa.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi judul yang lebih kuat untuk portal berita atau versi breaking news singkat untuk Facebook/WhatsApp.
Penulis: Kasidin
Editor: Chalid
Redaksi: TarnabakuNews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
