INOVASI Fase 3 Gelar Lokakarya dan FGD Pendidikan Perubahan Iklim di Indonesia
Surabaya, Jawa Timur, tarnabakunews.com, 18 Mei 2026.
Program INOVASI Fase 3 kembali memperkuat implementasi Pendidikan Perubahan Iklim (PPI) melalui kegiatan lokakarya eksplorasi sumber belajar berbasis platform digital serta Focus Group Discussion (FGD) implementasi PPI yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Mei 2026 bertempat di MORAZEN Surabaya.
Berdasarkan surat resmi bernomor 190/IDINO3-HOF/MAY/2026 tertanggal 12 Mei 2026, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui program INOVASI Fase 3 yang berjalan sejak 2024 hingga 2027.
Program ini dilaksanakan di sejumlah provinsi, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Maluku.
Fokus utama kegiatan adalah membangun kesadaran, keterampilan, serta karakter generasi tangguh iklim sejak usia sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.
Dalam agenda tersebut, peserta akan mengikuti:
Lokakarya eksplorasi dan ko-desain sumber belajar Pendidikan Perubahan Iklim melalui platform digital cool.org dan coolplus.ai.
Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) sebagai refleksi implementasi Pendidikan Perubahan Iklim sekaligus pengumpulan umpan balik terhadap panduan implementasi PPI.
Kegiatan menghadirkan berbagai unsur pendidikan dari sejumlah daerah, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Lumajang, Tuban, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Nagekeo, Timor Tengah Utara, Sumba Timur, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, hingga Kota Ambon.
Pada hari pertama, peserta akan mendapatkan pengenalan framework dari Cool.org Melbourne serta praktik ko-desain bahan pembelajaran PPI berbasis platform digital. Sedangkan hari kedua akan diisi penguatan implementasi Pendidikan Perubahan Iklim bersama Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, dilanjutkan sesi FGD dan refleksi implementasi program.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan Pendidikan Perubahan Iklim dapat semakin terintegrasi dalam kurikulum dan pembiasaan di sekolah, sehingga mampu mencetak generasi yang lebih sadar terhadap tantangan perubahan iklim di masa depan.
Penulis: N Parhiani
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
Share the post "Inovasi Fase 3 Gelar Lokakarya dan FGD Pendidikan Perubahan Iklim di Indonesia"
