Kebakaran Landa Kawasan Wisata Pantai Sulamanda Kupang, Empat Lapak Ludes Terbakar
KUPANG, tarnabakunews.com – Nasib nahas menimpa kawasan pariwisata Pantai Sulamanda yang berlokasi di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Sebuah insiden kebakaran melanda area objek wisata tersebut pada Sabtu (11/7) malam sekitar pukul 21.00 WITA, dan menghanguskan sejumlah tempat usaha milik warga setempat.
Menurut laporan dari Kepala Desa Mata Air, amukan si jago merah di malam hari itu dengan cepat melahap empat unit lapak semi-permanen yang biasa digunakan oleh para pedagang untuk melayani wisatawan. Konstruksi bangunan yang didominasi oleh material kayu dan bahan mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan dan dengan cepat meratakan keempat lapak tersebut dengan tanah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak desa beserta otoritas terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api. Taksiran total kerugian material akibat musibah ini belum dapat dipastikan secara rinci. Beruntung, karena kejadian berlangsung pada malam hari saat aktivitas wisata mulai sepi, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.
Menambah Beban Pembenahan Pariwisata
Kebakaran ini seolah menjadi pukulan ganda bagi pengelolaan pariwisata Pantai Sulamanda. Pasalnya, belakangan ini kawasan wisata yang dikenal dengan panorama pesisirnya yang indah tersebut memang tengah menjadi sorotan karena membutuhkan pembenahan fasilitas yang memadai.
Kondisi infrastruktur pendukung pariwisata di Pantai Sulamanda sebelumnya telah dilaporkan memerlukan revitalisasi agar dapat bersaing dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung. Insiden terbakarnya empat lapak ini tentu menambah daftar panjang tantangan yang harus segera diselesaikan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat maupun Pemerintah Kabupaten Kupang.
Pemerintah desa berharap kejadian musibah ini segera mendapat perhatian khusus dari dinas terkait, tidak hanya untuk memberikan bantuan pemulihan mata pencaharian bagi para pedagang yang terdampak, tetapi juga sebagai momentum darurat untuk menata ulang dan meningkatkan kualitas fasilitas di Pantai Sulamanda secara menyeluruh.
Penulis: Benyamin Banoe
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
