L
Memuat...
Jombang

Perayaan Natal Bersama Satukan 1.500 Umat Kristiani di Kabupaten Jombang

Perayaan Natal Bersama Satukan 1.500 Umat Kristiani di Kabupaten Jombang.

Jombang, Tarnabakunews.com.
Semangat persatuan dan persaudaraan memenuhi Gelanggang Olahraga Merdeka Jombang saat Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Jombang menggelar perayaan Natal bersama tahunan pada Selasa (13/1/2026). Pertemuan akbar ini menyatukan sekitar 1.500 umat di bawah tema yang penuh makna, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”
Perayaan tersebut menyaksikan partisipasi dari 49 gereja dari total 120 jemaat yang diundang dan tergabung dalam BAMAG. Jemaat yang hadir sekitar 1500 orang karena keterbatasan kapasitas tempat, meskipun antusiasme tetap tinggi di kalangan komunitas Kristen di kabupaten ini.


Tamu terhormat yang hadir termasuk perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jombang, serta tokoh masyarakat dan pemimpin agama terkemuka dari berbagai keyakinan, menunjukkan kuatnya ikatan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Pendeta Feki Tololiu, S.Th., yang menjabat sebagai Ketua Panitia Natal BAMAG Jombang 2025, membuka perayaan dengan rasa syukur yang tulus. Ia menekankan pentingnya pertemuan ini dalam mempererat hubungan antarjemaat Kristen di seluruh Jombang.
“Dengan diadakannya acara Natal bersama ini, diharapkan dapat mempererat persatuan dan kesatuan gereja di Jombang,” ujar Pendeta Feki dalam sambutan pembukaannya, menyoroti pentingnya ibadah bersama.
Mewakili Bupati Jombang, Budi Winarno, ST., M.Si., menyampaikan sambutan yang menekankan peran krusial perayaan keagamaan dalam menjaga harmoni sosial. Ia menggarisbawahi bahwa hidup berdampingan secara damai antarumat beragama tetap menjadi landasan stabilitas dan pembangunan daerah.
“Bupati berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jombang dari segi infrastruktur, kesehatan, dan bantuan yang memang diperlukan warga,” sampaikan Budi Winarno, menegaskan kembali dedikasi pemerintah daerah dalam mendukung semua komunitas tanpa memandang latar belakang agama mereka.
Ketua BAMAG Jombang menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap kesuksesan acara. Ia mengakui upaya kolaboratif dari pihak pemerintah, masyarakat luas, dan seluruh gereja anggota BAMAG dalam mewujudkan perayaan ini.
“Kiranya Natal dapat mempererat persatuan, kesatuan, serta kerukunan antarumat beragama,” katanya, mengungkapkan harapan bahwa perayaan ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada hubungan kemasyarakatan.
Puncak acara datang dengan khotbah inspiratif dari Pendeta Hans Soediro yang berperan sebagai pembicara utama. Pendeta Hans menyampaikan pesan yang kuat berpusat pada tema perayaan, menyeru umat Kristiani untuk mewujudkan iman mereka melalui tindakan positif di masyarakat.


“Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. Mari kita sebagai umat Kristen dapat memberikan dampak yang positif dan menjadi berkat kepada semua orang,” desak Pendeta Hans kepada jemaat, mendorong mereka untuk memperluas iman melampaui dinding gereja.
Perayaan menampilkan penampilan budaya yang semarak yang menambah suasana meriah. Paduan suara dari GKJW Mojowarno dan GPDI Sawahan menyajikan nyanyian himne Natal yang menyentuh hati dan bergema di seluruh venue. Ensembel musik berbakat yang terdiri dari pelajar Kristen dari seluruh Kabupaten Jombang juga menampilkan karya kontemporer yang membangkitkan semangat hadirin.
Acara ditutup dengan doa bersama, saat 1.500 suara bersatu dalam refleksi dan syukur. Perayaan Natal BAMAG Jombang 2025 berhasil menunjukkan bahwa perayaan keagamaan dapat menjadi sarana yang kuat untuk mempromosikan persatuan, toleransi, dan saling menghormati dalam masyarakat Indonesia yang beragam.
Tradisi tahunan ini terus memperkuat reputasi Jombang sebagai model kerukunan beragama dan hidup berdampingan secara damai.

Penulis : Lukius J.
Editor : Hiday.
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.

BAGIKAN BERITA INI:

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang memenuhi syarat akan segera ditampilkan.

Berita Jangan Sampai Terlewatkan