
Jombang – tarnabakunews.com
Presiden Prabowo melaksanakan reshuffle kabinet di Istana Negara pada senin (8/9/2025). Reshuffle ini mengganti 4 menteri sekaligus melantik 1 menteri serta wakil menteri di kementrian yang baru di bentuk.
Ada 4 menteri yang di reshuffle yaitu Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di gantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri P2MI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) Abdul Kadir Karding di gantikan oleh Mukhtarudin, Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi di gantikan oleh Ferry Juliantono. Sedang posisi Menkopolkam dan Menpora belum di umumkan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang sudah menjabat sejak tahun 2008 (sempat di reshuffle tahun 2010) telah menjabat 3 periode Pemerintahan. Dari Presiden SBY hingga Presiden Prabowo, Beliau juga sempat menjadi Wakil Kepala Bank Dunia. Purbaya Yudhi Sadewo, Penggantinya yang sebelumnya menjabat sebagai kepala LPS ( Lembaga Penjamin Simpanan) telah bertugas pasca di lantik kemarin. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang sebelumnya di jabat Abdul Kadir Karding yang merupakan Kader PKB, di ganti oleh Mukhtarudin yang merupakan Kader Partai Golkar dan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar.
Menteri Koperasi yang sebelumnya di jabat oleh Budie Arie Setiadi di gantikan oleh Wakil Menteri Koperasi yaitu Ferry Juliantono yang merupakan Kader Partai Gerindra. Presiden Prabowo juga melantik Kementrian baru yaitu Menteri Haji dan Umrah. Posisi ini di jabat oleh KH Irfan Yusuf Hasyim, Beliau ini adalah salah satu cucu dari pendiri NU yaitu Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy’ari, Beliau juga merupakan sepupu dari Presiden RI ke 4 yaitu Gus Dur. Gus Irfan ( Panggilan akrab beliau) sebelumnya adalah salah satu Caleg yang lolos untuk partai Gerindra melalui Dapil Jatim VIII, Dapil yang membawahi Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun. Tetapi pasca Presiden Prabowo di lantik, Gus Irfan di amanah menjadi kepala Badan Urusan Haji dan Umrah.
Untuk Wakil Menteri Haji dan Umrah di jabat oleh Dahnil Anzar Simanjuntak, Beliau adalah mantan juru bicara Presiden Prabowo ketika Pilpres 2019, Ketika Presiden Prabowo menjadi Menhan, Beliau juga di angkat menjadi staf khusus Kemenhan. Pria kelahiran Langkat, Sumatera Utara 43 tahun lalu ini juga pernah memimpin Organisasi Pemuda Muhammadiyah pada tahun 2014. Duet KH Irfan Yusuf dan juga Dahnil Anzar Simanjuntak adalah kolaborasi dari 2 Ormas terbesar di Indonesia. KH Irfan Yusuf yang masih keturunan keluarga besar dari Ponpes Tebuireng Jombang sangat identik dengan Ormas NU, Sedang Dahnil Anzar Simanjuntak mewakili dari Ormas Muhammadiyah, Tentunya kolaborasi ini sangat di tunggu untuk pengembangan dan kelancaran urusan haji dan umrah yang setiap tahun jumlah pendaftarnya yang semakin banyak.
Humas : Hasan Choiruddin Asrori.
Editor : Dewi Condro.
Redaksi : tarnabakunedws.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa.
