
Jombang – tarnabakunews.com
Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lembut di Desa Megaluh, menghadirkan suasana penuh khidmat dan ketenangan jiwa. Dalam semangat menjemput keberkahan bulan suci Ramadhan, Jam’iyah Mudarosatul Qur’an Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Megaluh menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama di Masjid Al-Khoir.
Kegiatan ini menjadi ikhtiar nyata warga Nahdliyin dalam menghidupkan tradisi luhur muqoddaman Al-Qur’an, sekaligus memperkuat ruhaniyah dan kebersamaan jamaah di bulan yang dijanjikan penuh ampunan dan keberkahan.
Takmir Masjid Al-Khoir, M. Zainudin Arif, menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
“Ramadhan adalah bulannya Al-Qur’an. Setiap huruf yang dilantunkan bukan hanya bernilai pahala, tetapi juga menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi lingkungan sekitar,” tuturnya penuh keteduhan.
Senada dengan itu, tokoh Mudarosatul Qur’an Megaluh, H. Abdul Kholiq, menyampaikan bahwa tadarus berjamaah bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana membangun kekuatan ukhuwah Islamiyah.
“Ramadhan ini adalah madrasah ruhani. Kebersamaan dalam darus Al-Qur’an menjadi bekal terbaik bagi kehidupan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Menariknya, guna menumbuhkan semangat istiqamah, Jam’iyah Mudarosatul Qur’an NU Megaluh juga menyediakan doorprize bagi jamaah yang rutin hadir. Upaya ini dilakukan tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah, justru menambah keceriaan dan rasa memiliki di tengah jamaah.
Melalui kegiatan ini, PR NU Megaluh berharap Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi benar-benar dihidupkan dalam laku keseharian umat. Dari masjid desa, syiar Al-Qur’an terus dijaga, dirawat, dan diwariskan, sebagai cahaya yang menuntun langkah umat menuju ridha Ilahi.
Kabiro Jombang : Mif
Editor : Riyadh Hasan Mahrez
Redaksi : tarnabakunews.com.
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap dengan Sorot Mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
