HARI KEBANGKITAN NASIONAL: SEJARAH BESAR YANG MULAI DILUPAKAN GENERASI MODERN
Jakarta, tarnabakunews.com, 20 Mei 2026 – tarnabakunews.com
Tanggal 20 Mei kembali diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), sebuah momentum bersejarah yang dahulu sangat dihormati dan diperingati secara luas oleh masyarakat Indonesia. Namun kini, gaung peringatannya dinilai mulai memudar di tengah derasnya perkembangan zaman modern dan perubahan pola pikir generasi muda.
Hari Kebangkitan Nasional lahir dari sejarah berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini menjadi simbol awal munculnya kesadaran bangsa Indonesia untuk bersatu, bangkit, dan memperjuangkan masa depan bangsa dari penjajahan.
Di masa lalu, peringatan Hari Kebangkitan Nasional identik dengan upacara besar, seminar sejarah, hingga penghormatan kepada para tokoh pergerakan bangsa. Namun saat ini, sebagian masyarakat bahkan mulai lupa bahwa Indonesia memiliki hari penting tersebut.
Banyak kalangan menilai perubahan zaman dan dominasi budaya digital membuat generasi muda semakin jauh dari sejarah perjuangan bangsa. Sejarah dianggap kuno, padahal dari sejarah itulah lahir identitas dan semangat persatuan Indonesia.
Meski demikian, sejumlah tokoh pendidikan dan budaya menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh hilang dari ingatan rakyat Indonesia. Kebangkitan bukan hanya soal melawan penjajahan fisik, tetapi juga melawan kebodohan, perpecahan, kemiskinan, serta lunturnya rasa cinta tanah air.
Momentum 20 Mei diharapkan menjadi pengingat bahwa bangsa besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya sendiri.
Penulis: Sholich
Editor: Chalid
Redaksi: tarnabakunews.com
Santai Santun Supel Simpel Sembodo Tetap Dengan Sorot mata Berita Fakta Bukan Rekayasa
Share the post "Hari Kebangkitan Nasional: Sejarah Besar Yang Mulai Dilupakan Generasi Modern"
